harga bitcoin

Cara Memprediksi Harga Bitcoin, Penting

poskota86.com – Cara Memprediksi Harga Bitcoin, Di era zaman milenial ini banyak trader crypto mencari informasi terkait, bagaimana cara memprediksi harga bitcoin jangka pendek dan jangka panjang?

Hal ini mengingat harga bitcoin yang bersifat fluktuatif. Dimana mampu bergerak signifikan secara mendadak di waktu yang tak terduga.

Adapun fluktuasi begitu terlihat sepanjang tahun 2021. Pernah harga perkeping bitcoin senilai US$ 29 ribu, namun sesaat setelah itu melonjak dratis. Hingga hampir sentuh angka US$ 60 ribur perkepingnya.

Dengan begitu banyak yang berspekulasi tentang harga bitcoin di masa mendatang. Menurut perusahaan investment bank JPMorgan, dalam jangka panjang harga bitcoin bisa tembus US$ 146 ribu perkeping.

Meski demikian tidak menutup kemungkinan dalam jangka pendek, ada koreksi harga bitcoin. Dimana saat sentuh angka US$ 58 ribu perkeping dan mulai stabil, ternyata harus terjun tajam di angka US$ 50 ribu perkeping. Itupun hanya membutuhkan waktu relatif singkat, yaitu empat hari saja.

Lantas, adakah cara cepat untuk memprediksi harga bitcoin dengan benar? jawaban singkatnya tidak ada. Sebab sebagai trader crypto, harus memperhatikan dahulu tren sejarah harga sampai analisis fundamental, untuk menentukan pergerakan harga selama ini.

Di sisi lain ada dua manajer investasi top global asal Bitwise Asset Management bernama David Lawant dan Matt Hougan. Keduanya membeberkan beberapa kisi-kisi untuk investor pemula dalam hal menilai harga bitcoin.

Adapun petunjuk itu mereka tulis dalam riset setebal 64 halaman yang telah di terbitkan oleh CFA Institute. Namun hasil evaluasi itu tidak bisa di jadikan patokan dalam menentukan harga bitcoin secara cepat. Melainkan hanya sebuah gambaran tentang menaksir pergerakan harga bitcoin.

Cara Memprediksi Harga Bitcoin

1. Perlu Bandingkan Total Addressable Market Bitcoin Dengan Emas

Cara ini banyak di gunakan oleh investor dalam menentukan nilai harga bitcoin, yaitu menghitung Total Addressable Market (TAM) bitcoin. Dengan demikian anda bisa mendapatkan estimasi pendapatan berdasarkan supply dan demand di pasar crypto.

Sehingga para investor bandingkan TAM aset kripto dengan kapitalisasi pasar emas. Sebab mereka beranggapan bahwa mata uang digital itu setara dengan emas, yaitu sebagai aset penyimpan kekayaan.

Dengan begitu anda bisa menakar kisaran sebuah harga aset crypto baik dalam jangka panjang maupun pendeknya.

2. Pakai Teori Kuantitas Bitcoin

Cara memprediksi harga bitcoin secara praktis menurut Lawant dan Hougan, yaitu menggunakan teori kuantitas. Jadi anda bisa menentukan jumlah uang yang berpindah tangan, pasti selalu setara dengan jumlah nilai transaksi pada aset crypto.

Sebagai contoh saja, di asumsikan bitcoin memproses hingga 100 milyar transaksi pertahun, dengan masing-masing bernilai sekitar US$100. Maka bisa di simpulkan transaksi bitcoin pertahun bisa setara dengan US$ 100 triliun.

Setelah itu terapkan teori kualitas, dimana dalam lima tahun ke belakang aset kripto sudah berpindah tangan. Dengan begitu seharusnya kapitalisasi bitcoin idealnya ialah US$ 10 triliun di bagi lima hasilnya US$ 2 triliun.

Selanjutnya angka US$ 2 triliun itu di bagi lagi dengan jumlah bitcoin yang beredar sebesar 21 juta keping. Maka hasil akhir harga bitcoin seharusnya bisa sentuh kisaran US$ 91 ribu perkeping.

Namun dengan teori kualitas bitcoin tidak bisa akurat, karena ketidak jelasan mengenai jumlah perpindahan tangan bitcoin dalam setahun. Jadi bila jumlahnya akurat, maka teori itu berlaku.

Akhir Kata

Kesimpulan dari ulasan di atas tentang cara memprediksi harga bitcoin. Di tentukan oleh banyak faktor, bila informasi tentang perkembangan bitcoin bisa jelas dan akurat. Pasti anda bisa menilai peluang naik turunnya harga bitcoin. Saat itulah anda masuk ke pasar aset crypto untuk mulai trading dengan tepat agar dapat untung banyak.

Originally posted 2022-04-04 18:54:15.

Leave a Reply

Your email address will not be published.